Paper Editor – Tren 2020 hingga dewasa ini, jurnal menjadi salah satu opsi yang bisa menjadi Tugas Akhir. Namun ketika disuruh memilih antara jurnal atau skripsi, maka sebaiknya memilih yang mana?

Jurnal ataupun skripsi memiliki masing-masing kelemahan dan keuanggulan ketika menjadi Tugas Akhir.

Bahkan skripsipun akan terindeks di Google ketika sebuah kampus telah menerapkan sistem Repository.

Baca Juga: Mau Submit Jurnal, Mahasiswa Harus Paham Bulan dan Momentum yang Pas Biar Gak Bayar Mahal

Maka sebenarnya tidak ada perlu yang diperdebatkan, antara jurnal ataupun skripsi.

Tetapi kalau mencari efisiensi word dan juga efisiensi maka sebaiknya memilih jurnal. Karena halaman jurnal yang tipis dan tidak lebih dari 20 halaman.

Skripsi malah membutuhkan jumlah halaman yang banyak, bahkan beberapa Kampus menentukan jumlah minimal halaman yang harus terpenuhi.

Baca Juga: Mahasiswa Indonesia Harus Go Internasional, Scopus Sediakan Ribuan Jurnal

Kelebihan skripsi adalah bisa dikonversi menjadi jurnal ketika telah terbit, misalnya saja dengan mengambil satu rumusan masalah menjadi kajian dalam jurnal.

Ini menjadi kelebihan dan keunggulan skripsi, maka sebenarnya dengan skripsi seorang mahasiswa jika berniat membuat jurnal maka tinggal mengkonversi.

Sebaliknya, jurnal yang tipis tidak akan bisa menjadi pengganti dari skripsi meskipun sama-sama merupakan kajian ilmiah.